Berita

Utusan Khusus ASEAN Prak Sokhonn dan pemimpin junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Tiba di Myanmar, Utusan Khusus Prak Sokhonn Dorong Lima Poin Konsensus ASEAN

SELASA, 22 MARET 2022 | 18:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Utusan Khusus ASEAN Prak Sokhonn telah tiba di Myanmar untuk mengupayakan proses perdamaian setelah negara tersebut mengalami kudeta pada tahun lalu.
 
Dimuat Bernama, Prak Sokhonn yang merupakan Menteri Luar Negeri Kamboja tiba di Myanmar pada Senin malam (21/3) waktu setempat untuk melakukan kunjungan selama tiga hari.

Ini adalah kunjungan tingkat tinggi kedua yang dilakukan oleh pejabat Kamboja ke Myanmar, setelah Kamboja didaulat sebagai Ketua ASEAN untuk tahun ini.


Pada Januari, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen telah melakukan kunjungan ke Myanmar, menjadi kunjungan pertama pemimpin asing sejak junta menggulingkan pemerintahan terpilih.

"Kunjungan pertama Utusan Khusus ke Myanmar akan ditujukan untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan yang mengarah pada berakhirnya kekerasan serta pengekangan sepenuhnya oleh semua pihak, mendistribusikan bantuan kemanusiaan dan mendorong konsultasi/dialog politik di antara semua pihak terkait,” kata Kementerian Luar Negeri Kamboja.

Dikatakan, delegasi yang dipimpin oleh Sokhonn akan membahas Konsensus Lima Poin ASEAN yang bersama pihak Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Bulan lalu, para diplomat tinggi ASEAN bertemu di Kamboja di tengah usulan untuk memberlakukan embargo senjata terhadap Myanmar.

Junta Myanmar merebut kekuasaan pada 1 Februari 2021, menggulingkan pemerintah yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi atas tuduhan penipuan dalam pemilihan umum 2020.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya