Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Sentil India yang Goyah karena Lebih Berpihak pada Rusia

SELASA, 22 MARET 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tampaknya berusaha menegur India yang pendiriannya "goyah" terhadap konflik antara Rusia dan Ukraina.

Teguran tersebut ia sampaikan tanpa basa-basi ketika berpidato di sebuah pertemuan di Washington pada Senin (21/3), seperti dimuat India Today.

"Quad adalah - dengan kemungkinan pengecualian India yang agak goyah dalam beberapa hal, tetapi Jepang sangat kuat, begitu juga Australia - dalam hal berurusan dengan agresi (Presiden Rusia Vladimir) Putin," kata Biden.


India merupakan satu-satunya anggota Quad yang tidak memberlakukan sanksi, bahkan mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. India juga abstain dalam pemungutan suara resolusi PBB untuk mendesak dihentikannya invasi Rusia.

Sebaliknya, India dilaporkan telah melakukan kesepakatan dengan Rusia untuk membeli minyak murah dari Moskow. Itu dilakukan di tengah gempuran sanksi yang diberlakukan Barat hingga membuat harga minyak meroket.

Selain Biden, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida juga telah mendorong India untuk membuat kebijakan yang tegas terhadap Rusia ketika ia mengunjungi New Delhi pekan lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya