Berita

Wakil Menteri Luar Negeri China, Le Yucheng/Net

Dunia

China: Strategi AS di Indo-Pasifik Sama Bahayanya Seperti Ekspansi NATO ke Eropa Timur

SENIN, 21 MARET 2022 | 15:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Strategi Amerika Serikat (AS) yang terus memperluas pengaruhnya di Indo-Pasifik sama berbahayanya dengan ekspansi NATO ke arah Eropa Timur, yang memicu invasi Rusia ke Ukraina.

Begitu yang dikatakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri China Le Yucheng ketika berpidato di sebuah forum internasional yang digelar oleh Center for International Security and Strategi di Tsinghua University pada Sabtu (19/3).

“Dengan disintegrasi Uni Soviet, NATO seharusnya dimasukkan ke dalam sejarah bersama Pakta Warsawa. Namun, alih-alih bubar, NATO terus memperkuat dan memperluas. Orang bisa mengantisipasi konsekuensi yang akan terjadi di jalan ini. Krisis di Ukraina adalah peringatan keras,” ujar Le, seperti dikutip NTD News.


Le mengatakan rencana NATO untuk mengakuisisi Ukraina meningkatkan ketidakamanan Rusia, yang mengakibatkan tindakan militer Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap negara itu. Ia kemudian menyoroti komitmen NATO untuk tidak melakukan ekspansi ke arah timur.

“Karena NATO membuat janji saat itu, seharusnya tidak mengingkari kata-katanya dan terus mendorong batasnya ke timur. Mengejar keamanan absolut sebenarnya mengarah pada ketidakamanan absolut," ujarnya.

Jika dibandingkan, ia melanjutkan, AS juga melakukan hal yang sama dengan strategi Indo-Pasifik. Washington dinilai telah memprovokasi masalah di kawasan tersebut, seperti halnya NATO yang melakukan strategi ekspansi ke timur di Eropa.

“Jika dibiarkan terus-menerus, itu akan membawa konsekuensi yang tak terbayangkan, dan pada akhirnya mendorong Asia-Pasifik ke tepi jurang,” kata Le, memperingatkan.

“Kita di Asia harus menjaga masa depan dengan kuat di tangan kita sendiri, mengejar kebijakan luar negeri yang independen, seimbang dan bijaksana, dan mencari kekuatan melalui persatuan dalam proses integrasi regional Asia-Pasifik,” pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya