Berita

Sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat/Net

Dunia

Tangkal Serangan Houthi, AS Kirim Sistem Rudal Patriot ke Arab Saudi

SENIN, 21 MARET 2022 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi telah menerima sejumlah besar sistem rudal Patriot yang dikirim oleh Amerika Serikat (AS).

Hal itu diungkap oleh pejabat senior AS, dengan menyebut pengiriman dilakukan selama sebulan terakhir.

Dari laporan The Wall Street Journal pada Senin (21/3), Riyadh telah meminta pengiriman Patriot dari Washington sejak akhir tahun lalu ketika pasokan hampir habis.


Setelah itu, dibutuhkan beberapa bulan untuk pemerintahan Presiden Joe Biden untuk memenuhi permintaan Arab Saudi.

Seorang pejabat AS mengatakan transfer Patriot dimaksudkan untuk membantu Arab Saudi menangkis serangan drone dan rudal yang dilakukan oleh pemberontak Houthi di Yaman.

Yaman telah dicengkeram oleh konflik internal antara pasukan pemerintah dan gerakan Houthi selama lebih dari enam tahun.

Sejak 2015, koalisi pimpinan Saudi yang berperang di pihak pemerintah telah melakukan operasi udara, darat dan laut melawan pemberontak. Houthi sering membalas dengan menembakkan proyektil dan drone pembom ke wilayah Saudi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya