Berita

Struktur-struktur yang dibuat China di sekitar Kepulauan Spratly, Laut China Selatan/AP

Dunia

China Militerisasi Tiga Pulau Buatan di Laut China Selatan, Dipasang Rudal hingga Jet Tempur

SENIN, 21 MARET 2022 | 12:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah sepenuhnya melakukan militerisasi di setidaknya tiga dari beberapa pulau yang dibangun Beijing di Laut China Selatan.

Komandan militer Amerika Serikat (AS) di Indo-Pasifik, Laksamana John C. Aquilino mengatakan, Beijing telah mempersenjatai pulau-pulau tersebut dengan sistem rudal anti-kapal dan anti-pesawat, peralatan laser dan jamming, hingga jet tempur.

"Selama 20 tahun terakhir, kami telah menyaksikan penumpukan militer terbesar sejak Perang Dunia II oleh RRC," kata Aquilino dalam sebuah wawancara dengan Associated Press di atas pesawat pengintai P-8A Poseidon.


Ia mengatakan, tindakan tersebut sangat kontras dengan jaminan dari Presiden Xi Jinping yang menyatakan China tidak akan mengubah pulau buatannya menjadi pangkalan militer.

“Mereka telah meningkatkan semua kemampuan dan penumpukan persenjataan itu membuat kawasan itu tidak stabil," tambahnya.

Selama wawancara, pesawat P-8A berulang kali mendapatkan peringatan dari China yang menyebut telah memasuki wilayah China.

“China memiliki kedaulatan atas pulau-pulau Spratly, serta wilayah maritim di sekitarnya. Segera menjauh untuk menghindari salah penilaian,” salah satu peringatan tersebut.

Saat P-8A terbang di dekat terumbu karang yang diduduki China, beberapa tampak memiliki gedung bertingkat, gudang, hanggar, pelabuhan laut, landasan pacu, dan radar. Di dekat Fiery Cross, lebih dari 40 kapal terlihat berlabuh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya