Berita

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov/Net

Dunia

Bantu Batalyon Nasionalis Donbas, Pasukan Rusia Pukul Mundur Tentara Ukraina di Sladkoye

SENIN, 21 MARET 2022 | 06:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 60 militan tewas dalam pertempuran di Sladkoye, Minggu (20/3). Pasukan Rusia akhirnya mengambil alih kekalahan batalyon nasionalis Donbass yang telah terkepung itu dan berhasil bergerak maju sejauh 12 kilometer, memukul mundur pasukan Ukraina.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, selain menewaskan 60 militan, pasukan Ukraina juga menghancurkan tiga kendaraan lapis baja, enam sistem artileri dan mortir nasionalis.

"Unit tentara Rusia telah mengambil alih kekalahan pasukan Donbas tersebut. Saat ini, pertempuran berlanjut di pemukiman Sladkoye, Novoukrainka, dan Shakhterskoye. Pasukan Rusia berhasil maju 12 kilometer untuk mencapai Nikolskoye dan bersama-sama dengan unit Republik Rakyat Donetsk memblokir pemukiman Sladkoye dari tiga sisi," katanya, seperti dikutip dari TASS.


Bersama pasukan Rusia, pasukan Republik Rakyat Donetsk (DPR) terus mengejar pasukan Ukraina dari brigade ke-53 yang akhirnya mundur. Dua puluh tentara Ukraina tewas, satu tank, satu pengangkut infanteri dan tiga mobil segala medan hancur.

Pasukan DPR terus berjuang untuk menguasai pemukiman Kamenka dan Novoselovka. Sementara angkatan udara Rusia telah menyerang 89 fasilitas infrastruktur militer di Ukraina, menurut Konashenkov. Ia menambahkan, sistem pertahanan udara Rusia pun menjatuhkan tujuh drone Ukraina.

“Sejak awal operasi militer khusus, pasukan Rusia telah menghancurkan 214 kendaraan udara tak berawak, 1.483 tank dan kendaraan lapis baja lainnya, 150 sistem peluncur rudal ganda, 584 sistem artileri dan mortir, dan 1.279 mobil tempur khusus,” katanya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya