Berita

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Rencana Presiden Baru Korsel Pindahkan Kantor Kepresidenan Picu Perdebatan Ahli Feng Shui

MINGGU, 20 MARET 2022 | 12:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol telah mengumumkan rencananya untuk memindahkan kantor kepresidenan dari Gedung Biru ke kompleks Kementerian Pertahanan.

Selama pengumumannya pada Minggu (20/3), Yoon mengatakan langkah tersebut diambil agar kantor kepresidenan dapat lebih mudah diakses. Sementara nantinya Gedung Biru di Seoul akan dibuka untuk umum.

Markas besar Kementerian Pertahanan sendiri berada di lingkungan Yongsan, Seoul. Letaknya di sebelah bekas pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang telah ditutup.


Yoon mengatakan kompleks Kementerian Pertahanan sudah dilengkapi dengan fasilitas keamanan dan komando nasional yang baik, sehingga mudah untuk transisi di sana tanpa mengorbankan keamanan atau ketidaknyamanan penduduk.

"Ini sulit, tetapi ini adalah keputusan yang saya buat untuk masa depan negara," kata Yoon dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters.

"Saya dengan sungguh-sungguh meminta orang-orang untuk memahami bahwa ini bukan hanya relokasi tempat tetapi tekad saya untuk melayani orang-orang, bekerja dengan baik dan menepati janji saya dengan orang-orang," tambahnya.

Selain itu, Yoon juga akan memindahkan kediaman resmi presiden ke Hannam-song, lingkungan yang menampung banyak eksekutif bisnis dan diplomat.

Kementerian Ekonomi dan Keuangan memperkirakan langkah tersebut akan menelan biaya 49,6 miliar won, termasuk merelokasi kementerian pertahanan dan merenovasi kantor baru dan kediaman resmi.

Rencana Yoon mendapat reaksi beragam dari warga Korea Selatan, bahkan memicu perdebatan sengit di antara para ahli feng shui.

Ahli feng shui mengatakan lokasi Gedung Biru tidak menguntungkan. Empat dari enam presiden dalam 25 tahun sejarah demokrasi Korea Selatan telah dipenjara atau bunuh diri setelah meninggalkan jabatannya.

Namun pihak Yoon menolak bahwa rencana tersebut dipengaruhi faktor tersebut. Mereka mengatakan itu akan meningkatkan akses publik dan komunikasi dengan para stafnya. Sementara Gedung Biru sendiri telah menjadi "istana kerajaan" yang terisolasi dan tertutup oleh hutan dan keamanan yang ketat.

Presiden Moon Jae-in yang akan keluar juga sempat akan memindahkan kantor kepresidenan. Tetapi rencana tersebut dibatalkan karena alasan keamanan dan logistik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya