Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas/Net

Politik

Anwar Abbas: Saran Megawati Bagus dan Menyehatkan, Bisa juga Jadi Senjata Ampuh

MINGGU, 20 MARET 2022 | 10:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri yang menyarankan kaum ibu mengganti metode memasak dari menggoreng menjadi mengukus dan merebus mendapat sambutan baik dari Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.

Menurutnya apa yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan itu bagus dan menyehatkan anak bangsa. Sebab, selama ini hampir seluruh aktivitas memasak dilakukan dengan cara menggoreng yang tidak menyehatkan.

"Saya rasa apa yang disampaikan Ibu Megawati tersebut, kalau kita tangkap dengan hati yang jernih, maka dia malah bisa menjadi sebuah senjata yang sangat ampuh. Karena hal tersebut akan bisa menimbulkan dampak sosial ekonomi dan politik yang positif yang luar biasa besarnya,” katanya kepada kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/3).


Pakar ekonomi Islam ini berpandangan, dengan mengubah aktivitas masak dari menggoreng ke merebus dan mengukus, maka para ibu-ibu akan kreatif menemukan ide untuk memasak tanpa harus menggunakan minyak goreng.

Dari perspektif ekonomi, jika emak-emak tersebut bisa menyajikan makanan yang enak kepada keluarganya tanpa menggoreng hal tentu akan sangat memukul usaha dari para mafia dan atau para pedagang besar minyak goreng tersebut.

“Akibat dari langkah yang diambil oleh ibu-ibu atau emak-emak tersebut telah membuat permintaan terhadap minyak goreng yang mereka produksi dan jual tentu akan menurun secara drastis. Bila hal ini berlangsung cukup lama, maka tentu usaha mereka akan bangkrut,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya