Berita

Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar, Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn/Net

Dunia

Satu Tahun Kudeta Berlalu, Utusan Khusus ASEAN akan Kunjungi Myanmar Pekan Depan

JUMAT, 18 MARET 2022 | 17:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah lebih dari setahun kudeta militer, Utusan Khusus ASEAN akhirnya mengunjungi Myanmar pada pekan depan.

Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn yang saat ini menjadi Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar, mengumumkan akan mengunjungi negara tersebut pada 21-23 Maret untuk mendorong dialog dan konsultasi politik.

"Ini akan menjadi kunjungan pertama utusan khusus ke Myanmar yang bertujuan untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan yang mengarah pada berakhirnya kekerasan serta pengekangan sepenuhnya oleh semua pihak," ujar jurubicara Kementerian Luar Negeri Kamboja, Chum Sounry, seperti dikutip Reuters.


Kendati begitu, Sounry enggan menyebut siapa saja yang akan ditemui oleh Prak Shokhonn.

“Tidak diragukan lagi, perjalanan panjang dengan berbagai tantangan untuk mencapai tujuan ini, tetapi perjalanan panjang harus dimulai dari langkah pertama,” tambahnya.

Beberapa hari yang lalu, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengeluarkan laporan yang menyebut militer Myanmar bertanggung jawab atas pelanggaran sistematis terhadap kemanusiaan.

Itu termasuk pembunuhan massal, penyiksaan, kekerasan seksual dan penargetan yang disengaja terhadap warga sipil dalam serangan udara.

Kudeta militer di Myanmar terjadi pada Februari tahun lalu, dengan junta menggulingkan pemerintahan yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya