Berita

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

Bukan Jokowi, Arief Poyuono: Penyelamat Ekonomi Nasional Kita Hari Ini adalah SBY

JUMAT, 18 MARET 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kondisi ekonomi Indonesia saat ini bisa selamat dari keterpurukan diklaim bukan berkat kinerja Presiden Joko Widodo, melainkan karena era pemerintahan sebelumnya.

Menurut politisi Arief Poyuono, Indonesia bisa bertahan dari keterpurukan akibat kebijakan ekonomi era Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kalau mau jujur dan pakai fakta, hari ini ekonomi Indonesia bisa selamat itu akibat kebijakan Pak SBY," kata Arief Poyuono kepada redaksi, Jumat (18/3).


Dikatakan Poyuono, salah satu kebijakan SBY yang menyelamatkan ekonomi Indonesia hari ini adalah ekspor batubara dan CPO kelapa sawit.

"Pertumbuhan ekonomi hari ini juga akibat pembukaan lahan sawit besar-besaran, pemberian IUP batubara di era Pak SBY," lanjut Poyuono.

"Jadi SBY-lah penyelamat ekonomi nasional kita hari ini yang terkapar akibat dampak Covid-19," sambung Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini.

Namun tak hanya dampak kepada ekonomi Indonesia, kebijakan era Presiden SBY juga turut berdampak positif bagi para politisi sekaligus pemilik kebun sawit berskala besar di Tanah Air, meski tidak disebutkan siapa saja politisi yang dimaksud.

"Para politisi yang punya kebun sawit luas dan lahan batubara yang besar itu dulu mengekor pada SBY, hari ini menikmati hasilnya," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya