Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies, Profesor Anthony Budiawan/Net

Politik

Ekonom: Indonesia Dikuasai Para Mafia, Menuju Negara Gagal?

JUMAT, 18 MARET 2022 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan pemerintah menghapus aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan dan melepasnya sesuai dengan mekanisme pasar patut disesalkan sejumlah pihak.

Terlebih, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengakui bahwa dirinya tidak mampu melawan mafia minyak goreng.

Managing Director Political Economy and Policy Studies, Profesor Anthony Budiawan bahkan khawatir pengakuan itu sebagai tanda negara menuju kegagalan.


"Indonesia dikuasai para mafia, menuju negara gagal?" katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (18/3).

Ekonom lulusan Rotterdam ini juga menyesalkan sikap pemerintah yang menunjukkan ketidakmampuan dalam mengatasi persoalan minyak goreng. Padahal, negara harus hadir untuk menjawab tantangan itu dalam rangka mensejahterakan rakyatnya.

"Harga minyak goreng dibatasi, barang langka, diselundupkan ke luar negeri, negara tidak berdaya. Mafia minta harga naik (keekonomian), harga minyak goreng meroket, barang banjir. Tanda negara gagal?" pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya