Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Permintaan Maaf Mendag Tanda Pemerintah Betul-betul Sudah di Tangan Cukong

JUMAT, 18 MARET 2022 | 09:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Permintaan maaf yang disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI terus menjadi perbincangan publik. Tidak sedikit yang mengartikan pernyataan itu tanda negara kalah dari mafia minyak goreng.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu bahkan menyebut bahwa pernyataan itu sebagai tanda pemerintah sudah benar-benar di tangan para cukong.

“Pernyataan Pak Mendag bahwa beliau tidak kuat melawan mafia minyak goreng menjadi fakta bahwa pemerintahan sekarang betul-betul sudah di tangan para cukong kekuasaan,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Jumat (18/3).


Atas fakta ini, Said Didu hanya bisa berharap muncul tokoh yang berani tegas melawan dominasi para cukong di negeri ini.

“Semoga para tokoh dan pimpinan Parpol masih tersisa ruang di hatinya utk selamatkan NKRI dari para cukong,” tutupnya.

Di hadapan Komisi VI DPR RI, Mendag Lutfi menyampaikan permohonan maaf karena pihaknya belum mampu menangani masalah minyak goreng.

Dia menduga salah satu penyebab kelangkaan minyak ini adalah ulah dari mafia dan spekulan yang mengambil keuntungan. Sehingga berbagai kebijakan yang diambil tidak efektif.

"Dengan permohonan maaf, Kementerian Perdagangan tidak dapat mengontrol karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat," ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya