Berita

Kerusakan akibat gempa 7,4 M melanda Jepang/Net

Dunia

Gempa 7,4 M di Jepang Tewaskan Empat Orang, Puluhan Ribu Rumah Padam

KAMIS, 17 MARET 2022 | 09:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Jepang menyebabkan sedikitnya empat orang meninggal dunia dan hampir 100 lainnya terluka, beberapa di antaranya menderita luka serius.

Gempa dahsyat tersebut melanda Fukushima, Jepang pada Rabu (16/3), sesaat sebelum tengah malam.

Menurut laporan Reuters, ribuan rumah mengalami pemadaman listrik. Beberapa bagian Tokyo hanya mengalami pemadaman selama tiga jam. Tetapi 36.400 rumah yang dilayani oleh Tokhoku Electric Power Co di timur laut harus mengalami pemadaman hingga Kamis (17/3) pukul 9 pagi waktu setempat.


Layanan kereta cepat Shinkansen terganggu dan ditangguhkan tanpa batasan waktu.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan empat orang meninggal dunia, dan pemerintah akan waspada terhadap kemungkinan gempa kuat lebih lanjut selama dua sampai tiga hari ke depan.

Pada awalnya, peringatan tsunami dikeluarkan, namun kemudian dicabut pada Kamis pagi. Beberapa daerah melaporkan kenaikan permukaan laut tetapi tidak ada kerusakan serius yang segera dilaporkan.

Sejauh ini, tidak ada kelainan yang dilaporkan di setiap pembangkit listrik tenaga nuklir. Sementara beberapa pabrik mengaku mengalami kerusakan.

Renesas Electronics Corp, pembuat chip mikrokontroler otomotif terbesar di dunia, mengatakan sedang memeriksa kerusakan akibat gempa di tiga pabrik di Jepang.

Sementara itu Toyota Motor Corp mengatakan telah membatalkan shift siang di dua pabrik di timur laut Jepang, setelah para pekerja mengevakuasi pabrik selama shift malam mereka.

Perbankan utama Mizuho Financial Group Inc mengatakan beberapa ATM-nya untuk sementara berhenti beroperasi karena pemadaman listrik, tetapi semuanya telah pulih kembali.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya