Berita

Masyarakat tengah mengantre minyak goreng/Net

Politik

Ibu-ibu Tewas Saat Antre Minyak Goreng, Politikus Demokrat: Pecat Lutfi

KAMIS, 17 MARET 2022 | 02:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Rita Riyani (49) dikabarkan meninggal usai mengantre minyak goreng.

Sebelum meninggal, ia sempat dibawa ke rumah sakit pada Selasa (15/3) kemarin karena sempat pingsan yang diduga kelelahan saat antre untuk mendapatkan minyak goreng, pada Minggu (13/3).

Menanggapi hal itu, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang Partai Demokrat, Yan Harahap menyesalkan insiden tersebut. Yan mengkritik terhadap pemerintah akibat buntut dari kelangkaan minyak goreng yang menelan korban jiwa.


"Minyak goreng kembali 'makan korban'. Pemerintah pun belum ada tanda-tanda mampu perbaiki tata kelola Migor (minyak goreng) ini," kata Yan Harahap melalui akun Twitter pribadinya @YanHarahap dikutip Rabu (16/3).

Yan Harahap pun mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengevaluasi Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi selaku menteri terkait.

"Mungkin, menteri terkait perlu segera dievaluasi, bila perlu 'dipecat'," tegas Politikus asal Sumatera Utara itu.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial S (41) juga meninggal dunia akibat sesak napas saat mengantre minyak goreng pada Sabtu (12/3).

Almarhumah tak sadarkan diri sesaat setelah mengantre untuk mendapatkan minyak goreng di depan minimarket Jalan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya