Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

Satu Lagi Jenderal Rusia Tewas di Tangan Pasukan Ukraina

RABU, 16 MARET 2022 | 14:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina mengklaim telah membunuh seorang lagi perwira tinggi militer Rusia sebagai bagian dari perlawanan menghadapi invasi Moskow.

Adalah Oleg Mityaev, seorang mayor jenderal yang menjadi Komandan 150 Divisi Senapan Bermotor Rusia. Ia dinyatakan tewas dalam aksi pasukan Ukraina.

Dengan laporan media Ukraina pada Rabu (16/3), maka Mityaev adalah perwira tinggi keempat tentara Rusia yang terbunuh setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.


Ukraina mengklaim telah membunuh Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov, Mayor Jenderal Andrey Sukhovetsky, dan Wakil Kepala markas pasukan Rusia Mayor Andriy Burlakov.

Menurut militer Ukraina, sejauh ini sudah ada lebih dari 12 ribu tentara Rusia yang telah tewas, dengan 57 pesawat, 353 tank, dan 83 helikopter berhasil dilumpuhkan.

Selain itu terdapat 125 senjata dan 1.165 kendaraan militer yang dilaporkan rusak.

Badan intelijen Inggris memperkirakan Rusia sekarang hanya memiliki 14 hari amunisi tersisa. Dalam situasi seperti itu, semakin lama perang ini berlangsung, semakin sulit bagi tentara Rusia untuk merebut Kyiv.

Menurut ekonom dan investor terkemuka, perang dengan Ukraina kemungkinan akan membuat ekonomi Rusia mundur setidaknya 30 tahun. Mereka mengatakan bahwa selama lima tahun ke depan, standar hidup Rusia kemungkinan akan memburuk.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya