Berita

Prof. Kishore Mahbubani diskusi virtual yang digelar Golkar Institute, Rabu (16/3)/Repro

Dunia

Kishore Mahbubani: China Tak Akan Menginvasi Taiwan Selama Tidak Ada Deklarasi Kemerdekaan

RABU, 16 MARET 2022 | 12:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berhasil atau gagalnya invasi Rusia ke Ukraina banyak diyakini akan mempengaruhi keputusan China untuk menginvasi Taiwan. Jika langkah tersebut berhasil dilakukan Rusia, China disebut-sebut akan melakukan hal yang sama pada Taiwan.

Namun profesor asal National University of Singapore, Kishore Mahbubani, mengaku tidak sependapat dengan teori tersebut. Pasalnya, China memiliki posisi yang jelas atas Taiwan.

"China hanya akan menginvasi atau mengokupasi Taiwan, jika Taiwan mendeklarasikan kemerdekaannya... Karena China percaya Taiwan adalah bagian dari dirinya," ujar Kishore dalam diskusi virtual yang digelar Golkar Institute, Rabu (16/3).


Sebaliknya, ia mengatakan, selama "status quo" dijaga, dengan Taiwan menganggap diri mereka sebagai perwakilan dari seluruh China, maka hubungan Taiwan dan China akan tetap berada dalam "gesekan" dan tidak menjadi konflik bersenjata.

Meski begitu, Kishore menyoroti upaya beberapa pihak untuk mengubah "status quo". Seperti kunjungan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo ke Taiwan beberapa waktu lalu.

Selama kunjungan tersebut, Pompeo mendesak agar pemerintah AS mengakui Taiwan sebagai negara yang merdeka.

"Saya pikir penting bagi semua negara untuk menjaga status quo. Jadi apa yang bisa kita, ASEAN, lakukan adalah bagaimana mendorong AS dan China menjaga status quo dan tidak mengubahnya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya