Berita

Pasukan keamanan Myanmar/Net

Dunia

Laporan PBB: Junta Myanmar Terlibat dalam Pelanggaran HAM Sistematis

RABU, 16 MARET 2022 | 10:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk pertama kalinya sejak kudeta pada tahun lalu, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis laporan hak asasi manusia (HAM) komprehensif di Myanmar.

Laporan yang dirilis pada Selasa (15/3) menyatakan junta militer Myanmar telah terlibat dalam pelanggaran HAM sistematis, banyak yang merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Michelle Bachelet mengatakan, pasukan keamanan telah menunjukkan pengabaian yang mencolok terhadap kemanusiaan, menggunakan serangan udara dan senjata berat di daerah berpenduduk dan dengan sengaja menargetkan warga sipil.


Bahkan dalam laporan tersebut, Bachelet mengatakan, banyak korban ditembak di kepala, dibakar sampai mati, ditangkap secara sewenang-wenang, disiksa, atau digunakan sebagai tameng manusia.

“Besarnya luas dan skala pelanggaran hukum internasional yang dialami oleh rakyat Myanmar menuntut tanggapan internasional yang tegas, terpadu, dan tegas,” lanjutnya, seperti dikutip Reuters.

Kudeta militer di Myanmar terjadi pada Februari tahun lalu, ketika junta menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Militer mengatakan mereka memiliki tugas untuk memastikan perdamaian dan keamanan. Mereka membantah telah terjadi kekejaman dan menyalahkan "teroris" karena menyebabkan kerusuhan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya