Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Dugaan Gde Siriana, Ritual Kendi IKN Sebatas Cara Jokowi Cari Dukungan Publik

RABU, 16 MARET 2022 | 07:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi Presiden Joko Widodo melakukan prosesi pencampuran air dan tanah dari 34 provinsi Indonesia dalam kendi nasional terus mendapat kritik dari publik. Acara yang dilakukan di titik nol Ibukota Negara (IKN) pada Senin (14/3) ini bahkan dianggap sebagai cara Jokowi mencari dukungan lantaran merasa sendirian

“Ritual "kendi ajaib" sebagai simbol melting pot bangsa di IKN apakah hanya untuk cari dukungan publik saja?” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana Yusuf kepada redaksi, Rabu (16/3).

Menurut Gde Siriana, dukungan itu perlu dicari oleh Presiden Jokowi karena sudah merasa pesimis dan tidak percaya dengan kondisi yang terjadi belakangan ini. Di mana Jokowi seolah ditinggal sendiri dan orang-orang dekatnya sedang sibuk bermain sendiri-sendiri.


“Kebersamaan sudah tidak ada. Yang ada hanya eksploitasi orang-orang berduit dan berkuasa pada yang lemah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Gde Siriana mengingatkan bahwa acara semacam ini akan sia-sia. Tidak ada jaminan ritual kendi akan membuat IKN berjalan mulus. Apalagi, dulu mobil Esemka juga pernah menjalani ritual kendi oleh Jokowi. Hasilnya, mobil yang diklaim sebagai buatan anak bangsa itu tidak kunjung mengaspal secara masif.

“Dulu Esemka juga pakai ritual kendi ajaib hasilnya mana. Nol besar,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya