Berita

Ekonom Senior Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Minta Jokowi Buktikan Diri Bukan Presiden Boneka

SELASA, 15 MARET 2022 | 11:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketegasan perlu ditunjukkan Presiden Joko Widodo dengan menindak anak buah di kabinetnya yang ikut menyuarakan isu penundaan Pemilu 2024.

Dikatakan ekonom senior Rizal Ramli, sikap tegas penting dilakukan untuk menepis tudingan presiden boneka yang selama ini dialamatkan kepada Jokowi.

"Saya minta Mas Jokowi tegaslah. Kalau di luaran kan Pak Jokowi disebut cuma bonekanya seseorang, buktikan dong Mas Jokowi bukan boneka. Tegur orang-orang yang melakukan tindakan haram dan inkonstitusional seperti perpanjangan masa jabatan dan sebagainya," ujar Rizal Ramli dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/3).

Salah satu yang perlu ditegur adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang dituding ada di balik isu perpanjangan masa jabatan presiden.

"Buktikan dong bahwa you are President dari Republik Indonesia yang hebat. Buktikan anda bersikap sebagai pemimpin, kalau anak buah sudah mulai main mata harus dihentikan," tegas RR.

Jika tindakan inkonstitusional para pembantunya tidak dihentikan, maka kecurigaan publik bahwa presiden main dua kaki makin menguat.

"Jangan-jangan Mas Jokowi main dua kaki, di satu bilang kagak-kagak, tapi tangan kanannya perintahkan anak buahnya untuk kampanyekan perpanjangan," pungkas RR.

Populer

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

Sakit Hati dengan Gerindra, PKS dan Demokrat Kecil Kemungkinan Gabung KIR

Minggu, 19 Juni 2022 | 13:53

PP Syarikat Islam Kirim Surat ke Jokowi Agar Habib Rizieq dan Munarman Dibebaskan

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:27

UPDATE

Pakistan Mulai Kampanye Boikot G20 India, Dekati China hingga Arab Saudi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:51

Hadirkan Generasi Emas, KPAI dan Komnas Perempuan Sepakat dengan Puan untuk Cepat Tuntaskan RUU KIA

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:48

Bareskrim Polri Bersiap Keluarkan Sprindik Baru Kasus Kredit Macet PT Titan Energi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:34

Tindaklanjuti Legalisasi Ganja Medis, Pimpinan DPR Sudah Koordinasi dengan Komisi Terkait

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:21

KPK Dalami Proses Pengajuan IMB Apartemen PT Summarecon Agung di Yogyakarta

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:12

Abdul Fickar Hadjar: RKUHP Pasal Penghinaan Presiden Aneh dan Antidemokrasi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:11

Setelah Donetsk dan Luhansk, Kherson Akan Gelar Referendum Gabung Rusia

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:05

Pembunuh Sadis di Tangsel Terlacak Sinyal

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:00

Gerindra: Jokowi sedang Jalankan Amanat UUD 1945 dengan Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:57

Ali Rif'an: Anies Antitesis Kepemimpinan Jokowi, Bisa Berikan Narasi Baru untuk Indonesia

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:44

Selengkapnya