Berita

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis dan Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Sempat Bentrok karena Sengketa Wilayah, Erdogan dan Mitsotakis Sepakat Perkuat Hubungan Turki-Yunani

SENIN, 14 MARET 2022 | 17:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina, Turki dan Yunani berhasil meredakan ketegangan dan sepakat untuk meningkatkan hubungan.

Selama pertemuan di Istabul pada Minggu (13/3), Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis sepakat untuk saling bergandengan tangan membantu meningkatkan keamanan di kawasan setelah Rusia menyerang Ukraina.

"Meningkatkan kerja sama akan menguntungkan kedua negara dan kawasan," kata kantor kepresidenan Turki dalam pernyataannya, seperti dikutip Ahval.


Dalam pernyataan tersebut, Erdogan mengatakan kepada Mitsotakis bahwa masalah antara kedua tetangga dapat diselesaikan melalui dialog yang tulus dan jujur.

“Itu adalah pertemuan yang berlangsung dalam suasana yang baik,” kata Mitsotakis.

Hubungan antara Yunani dan Turki mencapai titik terendah dalam beberapa dekade pada tahun 2020 setelah Turki mengirim kapal penelitian seismik Oruc Reis, dikawal oleh kapal perang, ke perairan yang diklaim oleh Yunani untuk mencari gas alam.

Yunani menanggapi dengan mengerahkan angkatan lautnya. Kebuntuan itu mendorong Uni Eropa untuk sementara menjatuhkan sanksi terhadap pejabat senior kementerian energi Turki.

Namun sejak itu, kedua negara melakukan kontak bilateral untuk menyelesaikan perselisihan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya