Berita

Tokoh senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Masa Emas Oligarki Terjadi di Era Jokowi, Itulah Alasan Ingin Nambah

SENIN, 14 MARET 2022 | 13:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tokoh senior DR. Rizal Ramli kembali hadir di media sosial, Twitter usai sepekan undur diri. Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur langsung memberondong kritikan pada wacana penundaan pemilu yang berujung pada perpanjangan masa jabatan presiden.

Rizal Ramli, yang akrab disapa RR mengurai bahwa masa emas oligarki sedang terjadi di era Presiden Joko Widodo. Di mana oligarki berhasil menjadi bagian dari kekuasaan dan bisa mengatur hukum dan kebijakan sesuai dengan keinginan mereka.

Salah satu indikasi nyatanya, sambung Rizal Ramli, adalah kehadiran pengpeng yang kian merajalela. Pengpeng adalah sebutan bagi mereka yang menjadi penguasa dan pengusaha di saat yang bersamaan.


“Masa emas oligarki terjadi di era Jokowi. Itulah alasan mereka ingin nambah 3 periode, 3 tahun. Untuk meneruskan penyedotan rente dan lindung diri dari hukum,” tegas Rizal Ramli dalam kicauannya itu, Senin (14/3).

Mantan Menko Kemaritiman ini mengaku sepakat dengan analogi yang disampaikan oleh ahli tata negara Bivitri Susanti. Katanya, membicarakan perpanjangan 3 periode atau penambahan 3 tahun adalah inkonstitutional. Perbincangan itu bagaikan membahas rencana mencuri mangga di kebun tetangga.

“Niat dan etikanya saja sudah kriminal. Klop,” tutur Rizal Ramli.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya