Berita

Kota Chernihiv menjadi target serangan Rusia/Net

Dunia

Chernihiv Masih jadi Zona Pertempuran, Kemlu Pastikan 9 WNI Aman dan Sehat

SENIN, 14 MARET 2022 | 11:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Chernihiv dipastikan dalam kondisi aman dan sehat di safe house.

Begitu yang ditegaskan oleh Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha ketika menanggapi adanya serangan Rusia yang menargetkan Chernihiv.

Judha mengatakan, serangan tersebut sempat mengganggu layanan umum, seperti air, listrik, gas, dan jaringan komunikasi. Namun fasilitas yang terganggu sudah bisa diperbaiki.


"Komunikasi dengan sembilan WNI yang sempat terputus karena gangguan komunikasi seluler, saat ini sudah bisa terhubung kembali," kata Judha kepada wartawan pada Senin (14/3).

"Mereka dalam kondisi aman dan sehat di safe house. Fasilitas listrik, air, dan gas tetap beroperasi. Persediaan logistik masih memadai," lanjutnya.

Sementara itu, ia menegaskan, KBRI Kyiv dan Tim Perlindungan WNI terus mengupayakan proses evakuasi. Namun situasi pertempuran di jalur evakuasi membuat proses tersebut harus ditunda beberapa kali

Untuk itu, ia menekankan perlunya kedua pihak yang berperang membentuk humanitarian corridor yang efektif dan dipatuhi di lapangan.

Sembilan WNI yang terjebak di Chernihiv diidentifikasi sebagai pekerja yang bekerja di pabrik plastik di kota tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya