Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Invasi ke Ukraina Tak Semulus yang Dibayangkan, Putin Tahan Dua Petinggi Intelijen Rusia

MINGGU, 13 MARET 2022 | 14:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya dibuat geram lantaran langkahnya menginvasi Ukraina tidak semulus seperti yang dibayangkan.

Sebagai tanggapan, Putin dilaporkan telah menangkap dua petinggi agen intelijen Rusia dan menempatkan mereka di bawah tahanan rumah.

Mereka adalah Kepala Dinas Keamanan Federal (FSB) cabang intelijen asing, Sergey Baseda, dan wakilnya, Anatoly Bolyukh.


Menurut seorang ahli terkemuka di dinas keamanan Rusia, Andrei Soldatov, sumber di dalam FSB telah mengonfirmasi penahanan kedua petinggi tersebut.

Soldatov mengatakan, Putin tampaknya geram lantaran laporan akhir dari FSB terkait perlawanan yang dihadapi menjelang invasi ke Ukraina sangat salah perhitungan.

Ia juga menuturkan, FSB sudah memiliki data intelijen yang baik. Sayangnya para petinggi takut memberi tahu Putin "apa yang tidak ingin ia dengar". Alhasil mereka menyesuaikan informasi tersebut.

Kabar tersebut juga diperkuat oleh pernyataan seorang aktivis hak asasi manusia Rusia, Vladimir Osechkin, yang menyebut FSB telah melakukan penggerebekan di lebih dari 20 alamat di Moskow.

Osechkin mengatakan otoritas menggunakan alasan formal seperti penggelapan dana untuk penangkapan.

"Alasan sebenarnya adalah informasi yang tidak dapat diandalkan, tidak lengkap dan sebagian palsu tentang situasi politik di Ukraina," ujarnya, seperti dikutip The Independent.

Putin mendeklarasikan apa yang ia sebut sebagai "Operasi Militer Khusus" ke Ukraina pada 24 Februari. Memasuki pekan ketiga, Angkatan Bersenjata Ukraina menyebut ada lebih dari 12 ribu tentara Rusia yang tewas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya