Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Partai Komunis China Beri Ultimatum untuk Setiap Negara yang Mendukung Taiwan Secara Militer

MINGGU, 13 MARET 2022 | 13:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setiap negara yang mendukung Taiwan secara militer harus bersiap menghadapi konsekuensi terburuk. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menghentikan tindakan Beijing terhadap Taiwan.

Begitu ultimatum yang diberikan oleh Partai Komunis China (PKC) pada Sabtu (12/3). Itu hanya berselang sehari setelah Presiden Xi Jinping mengadakan pembicaraan diplomatik dengan Australia.

Menurut laporan Sky News, Kementerian Pertahanan Nasional China menuduh Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton bias ideologis setelah dia mengatakan Canberra akan melakukan apa pun untuk mencegah China menyerang Taiwan.


China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, sementara Taiwan menyebut diri sebagai negara yang berdaulat.

Semakin besarnya dukungan negara-negara Barat untuk Taiwan, China mengambil tindakan yang lebih agresif. Termasuk mengerahkan sejumlah jet tempur ke zona pertahanan udara Taiwan.

Hubungan China dengan Taiwan juga menjadi fokus dengan latar belakang invasi Rusia ke Ukraina. Banyak pihak menyebut Taiwan akan menjadi sasaran serangan China, seperti halnya Rusia terhadap Ukraina.

Akibatnya, Taiwan meningkatkan anggaran pertahanan setelah Rusia menginvasi Ukraina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya