Berita

Pengungsi Ukraina/Net

Dunia

Warga Inggris yang Sediakan Tempat Tinggal untuk Pengungsi Ukraina Diberi Rp 6,5 Juta Per Bulan

MINGGU, 13 MARET 2022 | 13:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Inggris mengumumkan akan memberikan pembayaran sebesar 350 pound atau Rp 6,5 juta per bulannya bagi warga Inggris yang menawarkan rumah bagi pengungsi Ukraina.

Pada Minggu (13/3), pemerintah Inggris memperkenalkan skema "Rumah untuk Ukraina", yang akan mengizinkan pengungsi Ukraina datang ke Inggris meski mereka tidak memiliki ikatan keluarga dengan warga Inggris.

Selama ini, Inggris hanya membuka pintunya bagi orang-orang Ukraina yang memiliki ikatan keluarga dengan warga Inggris. Hal itu dikritik oleh negara-negara Eropa lain karena Inggris dinilai tidak berbuat banyak bagi pengungsi Ukraina.


Lewat skema "Rumah untuk Ukraina", warga Inggris bisa menjadi sponsor bagi pengungsi, baik perorangan atau keluarga. Mereka ditawari tinggal di rumah bersama, atau tinggal di properti lain dengan sewa gratis.

Warga yang menjadi sponsor lewat skema ini diharuskan berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pengungsi Ukraina selama minimal enam bulan. Namun pemerintah mendorong agar dukungan diberikan semampu mereka.

Nantinya, seperti dikutip The National, akan ada biaya "terima kasih" sebesar 350 pound bagi warga yang menjadi sponsor.

Pemerintah juga mengatakan tengah bekerja sama dengan sejumlah sektor, lembaga, hingga organisasi keagamaan untuk mendorong dukungan bagi pengungsi Ukraina.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya