Berita

J-10CE/Net

Dunia

Enam Jet Tempur J-10CE China Tiba di Pakistan, Punya Kemampuan Melibas Banyak Target Sekaligus

SABTU, 12 MARET 2022 | 15:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak enam unit gelombang pertama jet tempur J-10CE buatan China diterima Angkatan Udara Pakistan dalam sebuah upacara induksi yang dihadiri Perdana Menteri Imran Khan pada Jumat (11/3) waktu setempat.

Aviation Industry Corporation of China (AVIC) mengatakan peluncuran resmi pesawat tempur utama generasi baru China ke Angkatan Udara Pakistan menandai ekspor organik yang sistematis dari peralatan penerbangan semacam itu oleh China.

"Dengan pengiriman J-10CE, China dan Pakistan membuka babak baru dalam kerja sama pertahanan penerbangan, dan itu akan secara signifikan berkontribusi pada pendalaman lebih lanjut dari Kemitraan Kerjasama Strategis Semua Cuaca China-Pakistan," kata AVIC, seperti dikutip dari Global Times, Sabtu (12/3).


"Pakistan adalah mitra tradisional dan penting dari produk senjata penerbangan China," kata AVIC.

Dikembangkan secara independen oleh industri penerbangan China, J-10CE adalah jet tempur generasi keempat, bermesin tunggal, satu kursi, multiperan, dan generasi keempat plus.

Ia unggul dalam pertempuran kooperatif yang sistematis, mampu menyerang banyak target dari luar jangkauan visual di bawah lingkungan elektromagnetik yang kompleks, dan dapat memberikan serangan presisi pada target darat dengan beberapa mode panduan.

Dilengkapi dengan sistem avionik dan senjata canggih yang komprehensif, pesawat ini menawarkan kemampuan manuver tempur ketinggian menengah hingga rendah yang luar biasa, penerbangan supersonik, lepas landas dan mendarat jarak pendek, radius tempur besar, kemampuan pengisian bahan bakar jarak jauh dan udara.

Laporan media Pakistan menunjukkan bahwa negara tersebut membeli total 25 J-10CE.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya