Berita

Masjid Sultan Seuleiman di Ukraina/Net

Dunia

Kedubes Ukraina: Rusia Bombardir Masjid Sultan Suleiman-Roxolana

SABTU, 12 MARET 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pasukan Rusia dikabarkan tengah melakukan penyerbuan dan membombardir Masjid Suleiman di Mariupol, Donestk Oblast, Hitam, Ukraina.

Masjid yang terletak di tepi Laut Hitam ini juga merupakan Pusat Budaya Islam yang didirikan pada 2007 untuk menghormati Sultan Suleiman I dan permaisuri Roxolana yang berasal dari Ukraina. Pembangunan masjid ini disponsori oleh pengusaha Turki, Salih Cihan, dan arsitekturnya mengikuti arsitektur Masjid Suleiman di Istanbul.

“Saat ini, pasukan #Rusia sedang membombardir masjid Sultan Suleiman yang Luar Biasa dan istrinya Roxolana. Banyak orang dewasa dan anak-anak bersembunyi dari penembakan di masjid, termasuk warga #Turki,” tulis Kedubes Ukraina di akun Twitter @ukr_emb, Sabtu pagi (12/3).


Sultan Suleiman I yang memimpin Turki Usmaniah dari 1520 sampai 1566 dikenal sebagai pembaharu Usmaniah.

Di masa pemerintahannya, Turki Usmaniah berkembang luas hingga ke negeri-negeri Eropa, seperti Belgrade, Rhodes dan Hungaria. Seperti di daratan, kekuasaannya juga tak terkalahkan di Laut Mediterania, Laut Merah, hingga Teluk Persia.

Adapun Roxolana awalnya adalah salah seorang selir Sultan Suleiman yang kemudian menjadi permaisuri. Roxolana lahir di Ruthenia, Ukraina, dari keluarga Kristen Ortodoks. Setelah menikah dengan Sultan Suleiman, ia memeluk agama Islam. Pengaruhnya di lingkungan istana tidak kecil.

Dari pernikahannya dengan Sultan Suleiman, Roxolana mendapatkan enam orang anak. Salah seorang di antaranya, Selim, melanjutkan pemerintahannya ayahnya yang meninggal dunia di 1566. Cucu Sultan Suleiman dan Roxolana, Murad III, juga kelak menjadi Sultan Usmaniah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya