Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief Pertanyakan Validasi Klaim Luhut Soal Pemilih Demokrat Dukung Pemilu Ditunda

JUMAT, 11 MARET 2022 | 20:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat pertanyakan validasi data dari klaim Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan soal pemilih Partai Demokrat, Gerindra dan PDIP, mendukung penundaan Pemilu Serentak 2024.  

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief memastikan, selukuh kader dan pendukung Partai Demokrat menghendaki Pemilu 2024 digelar sesuai jadwal, yakni tanggal 14 Februari.

"Dalam survei internal kami, para pemilih Demokrat menghendaki 2024 ada pemilu. Jadi kita mempertanyakan survei versi Pak Luhut," tegas Andi Arief kepada wartawan, Jumat (11/3).


Pun andai saja survei yang diklaim Luhut Panjaitan itu benar, kata Andi, wacana penundan Pemilu Serentak 2024 itu tidak boleh diikuti. Sebab, itu bertentangan dengan konstitusi atau UUD 1945 yang membatasi masa jabatan presiden.

"Kalaupun benar ada survei berbeda versi Pak Luhut, menurut Partai Demokrat itu keinginan yang tidak boleh diikuti. Tetapi harus diedukasi dan diingatkan dalam proses sejarah," terangnya.

Sebab, lanjutnya, soal pembatasan masa jabatan ini sikap Ketua Majelis Tinggi Partai sekaligus Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tegas patuh pada konstitusi. Meskipun, tingkat kepuasan publik terhadap SBY kala itu masih sangat tinggi.

"Tahun 2013 kepuasan pada Bapak SBY sekitar 74 persen. Saat 20 Oktober meninggalkan Istana, kepuasan pada Pak SBY mencapai 72 persen. SBY dianggap berhasil dan mendapat apresiasi rakyat," tuturnya.

"Apakah saat itu ada keinginan rakyat memperpanjang jabatan SBY? Menurut survey kami ada. Tapi tidak kita publikasi dan menjadi kapitalisasi untuk modal SBY mencalonkan 3 periode," jelasnya.

"Kami cegah, bahkan kami tutup semua diskusi terhadap isu mengancam demokrasi yang ingin memperpanjang jabatan SBY," demikian Andi Arief.

Klaim Luhut Binsar Pandjaitan, disampaikan saat berbicara di Podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal Youtube, Jumat (11/3).

Luhut mengatakan, klaim tersebut berdasarkan big data berupa percakapan dari 110 juta orang di media sosial. Sejauh ini, Demokrat, Gerindra dan PDIP menyatakan menolak usulan penundaan Pemilu 2024.

"Itu yang rakyat ngomong. Ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar," kata Luhut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya