Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Politik

PDIP Dorong Pemerintah Susun Strategi Prokes Baru agar Rakyat Tidak Bingung

JUMAT, 11 MARET 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penurunan kasus aktif Covid-19 yang diikuti dengan pelonggaran aturan protokol kesehatan perlu disikapi dengan benar oleh pemerintah agar penyebaran kasus tidak kembali meningkat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo mendesak pemerintah secepatnya merumuskan kembali protokol kesehatan (prokes). Salah satunya soal prokes 3M yang selama ini menjadi senjata utama meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Pemerintah perlu secepatnya menyusun prokes baru yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi terkini,” kata Rahmad Handoyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/3).


Pada dasarnya, ia setuju dengan langkah penyesuaian yang telah dilakukan pemerintah. Akan tetapi, seiring dengan penyesuaian itu, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang utuh terkait bagaimana prokes baru itu kepada masyarakat.

“Perlu penjelasan yang utuh prokes itu bagaimana? Apakah penggunaan masker dan cuci tangan masih diharuskan? Misalnya penghapusan jaga jarak di KRL dan tempat ibadah, bagaimana dengan tempat tertutup lainnya?" ujarnya.

Meskipun sudah dilakukan berbagai pelonggaran, namun kehati-hatian harus terus dikedepankan dalam menyikapi Covid-19.

“Harus ada kajian-kajian yang utuh dan menyeluruh terhadap strategi pengendalian Covid-19 yang baru,’’ tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya