Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Soal Konflik Rusia-Ukraina, Thailand Resmi Pilih Sikap Tidak Memihak

JUMAT, 11 MARET 2022 | 12:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Thailand telah secara resmi mengkonfirmasi sikap tidak memihak dalam konflik Rusia-Ukraina, dengan mengatakan pihaknya tetap berkomitmen pada kebijakan luar negeri yang seimbang yang merupakan kepentingan terbaik negara itu.

Sikap resmi tersebut dikonfirmasi juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana pada Kamis (10/3), mengatakan bahwa sejak awal konflik, Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Prayut Chan-o-cha telah menetapkan kebijakan mendukung dialog untuk menemukan resolusi damai sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Thanakorn juga menjelaskan bahwa fokus utama Pemerintah Thailand adalah pada proses evakuasi warganya di Ukraina.


"Evakuasi warga Thailand keluar dari Ukraina telah menjadi prioritas utama dan telah dilakukan dengan sukses," kata Thanakorn, seperti dikutip dari Bangkok Post, Jumat (11/3).

Sebagai anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), Thailand juga telah memperjelas posisinya melalui pernyataan menteri luar negeri blok yang meminta semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan melakukan upaya terbaik untuk melakukan dialog melalui semua saluran untuk menghentikan ketegangan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya