Berita

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas/Net

Politik

Miftachul Akhyar Mundur dari Ketum MUI, Anwar Abbas: Mengapa NU Tidak Mau Dengar Suara Hati Kami?

JUMAT, 11 MARET 2022 | 02:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas melayangkan surat terbuka kepada warga Nahdliyin. Surat itu dilayangkan merespons surat pengunduran diri KH Miftachul Akhyar dari jabatan Ketua Umum MUI yang diajukan beberapa hari lalu.

Kiai Mif memutuskan mundur dari Ketua Umum MUI karena menjalankan permintaan ahlu halli wal aqdi (AHWA) saat Muktamar ke 34 NU akhir Desember lalu. Setelah menyanggupi permintaan AHWA, Kiai Miftachul Akhyar dinyatakan sebagai Rais Aam PBNU untuk periode 5 tahun mendatang

Merespons mundurnya Kiai Mif, Anwar Abbas mengaku sedih dan tidak tahu harus menyampaikan apa. Sebab, Kiai Mif adalah sosok ulama yang terpilih Ketua Umum MUI secara bulat.


"Tanpa lonjong sedikitpun," demikian kata Buya Anwar Abbas.

Menurut ulama kader Muhammadiyah ini, sosok Kiai Mif merupakan tokoh dan ulama serta pemimpin yg sangat rendah hati.

Buya Anwar mengakui MUI sangat membutuhkan Kiai Mif. Alasannya, Kiai Mif diharapkan bisa mempersatukan umat. Ia mengaku heran mengapa NU tidak memperbolehkan Kiai Mif untuk menjalankan tugas suci.

Ia mengaku bingung, karena selama mengenal NU, Buya Anwar sangat tahu organisasi Islam terbesar itu sudah menegaskan jati dirinya bahwa NU bukan hanya untuk dirinya saja tapi juga untuk umat dan bagi bangsa.

"Tapi mengapa NU tidak mau mendengar suara hati dari kami-kami yang ada di MUI terutama mereka-mereka yang bukan dari NU ini," demikian pertanyaan Buya Anwar.

Secara terbuka, mantan Sekjen MUI ini menyatakan bahwa MUI sangat membutuhkan sosok KH Miftachul Akhyar untuk tetap jadi Ketua Umum MUI. Apalagi, selama memimpin MUI dalam satu tahun terakhir, tugas sudah dilaksanakan dengan baik.

Atas kepemimpinan yang baik itu, Buya Anwar menyatakan bahwa drinya dan jajaran MUI merasa sangat dekat dan sangat sayang serta mencintai Kiai Mif.

Ia meminta kepada PBNU dan warga Nahdliyin untuk mengizinkan Kiai Miftachul Akhyar tetap menjabat sebagai Ketua Umum MUI.

"Kalau beliau tidak bisa bekerja full time di MUI karena harus mengurus NU, kami berharap biarlah sisa-sisa waktu beliau saja yang beliau berikan untuk kami di MUI," demikian permintaan Buya Anwar.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya