Berita

Peneliti LSI-Denny JA, Adian Sopa (kanan) saat memaparkan rilis survei/Net

Politik

Survei LSI: Mayoritas Yang Puas Kinerja Jokowi Menolak Penundaan Pemilu 2024

KAMIS, 10 MARET 2022 | 14:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penolakan terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 kian masif. Mayoritas pemilih Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 dan mayoritas yang merasa puas dengan kinerja pemerintah juga menyatakan penolakan itu.

Hal tersebut sebagaimana terpotret dalam rilis survei terbaru dari LSI-Denny JA bertajuk "Komposisi Pro-Kontra Isu Penundaan Pemilu & Presiden Tiga Periode Serta 4 Alasan Mengapa Potensial Layu Sebelum Berkembang" yang digelar secara virtual, Kamis (10/3).

Peneliti LSI-Denny JA, Adian Sopa mengurai bahwa pendukung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 lebih banyak yang menolak penundaan Pemilu 2024, persentasenya mencapai sebesar 58,1 persen.


“Hanya sebesar 34,7 persen yang menyatakan mendukung penundaan pemilu," ujarnya,

Sementara mereka yang menyatakan puas dengan kinerja Jokowi, sebesar 65,1 persen menentang penundaan pemilu. Hanya sebesar 26,7 persen yang menyatakan setuju dengan wacana penundaan pemilu.

“Sedangkan pemilih yang menyatakan tak puas dengan kinerja Jokowi, angka yang menentang penundaan pemilu jauh lebih besar yaitu sebesar 87,3 persen. Dan hanya 6 persen yang menyatakan setuju,”

Survei LSI-Denny JA digelar secara tatap muka pada tanggal 23 Februari hingga 3 Maret 2022 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Survei ini memiliki margin of error (Moe) sebesar 2,9 persen.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya