Berita

Yoon Suk-yeol dari Partai Kekuatan Rakyat memenangkan pilpres Korea Selatan 2022/Net

Dunia

Menang Tipis, Yoon Suk-yeol dari Sayap Konservatif Terpilih jadi Presiden Baru Korea Selatan

KAMIS, 10 MARET 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandidat oposisi dari sayap konservatif, Yoon Suk-yeol, berhasil memperoleh kemenangan dalam pemilihan presiden Korea Selatan.

Lewat pemungutan suara pada Rabu (9/3), Yoon dari Partai Kekuatan Rakyat mendapatkan 48,56 persen suara, hanya berbeda tipis dengan Lee Jae-Myung dari Partai Demokrat sebesar 47,83 persen.

Menurut Komisi Pemilihan Nasional, kesenjangan poin persentasi 0,73 merupakan yang paling dekat dalam sejarah pemilu Korea Selatan.


"Kami rakyat Republik Korea adalah satu. Terlepas dari wilayah, kubu atau kelas, rakyat Republik Korea adalah orang yang sama dari bangsa ini di mana pun mereka berada, dan harus diperlakukan secara adil," kata Yoon dalam pidato di Majelis Nasional, seperti dikutip Yonhap.

"Saya akan menganggap persatuan nasional sebagai prioritas utama saya," tambahnya.

Yoon mengatakan terpilihnya ia merupakan kemenangan orang-orang hebat.

Sementara itu, Lee dari sayap liberal telah mengakui kekalahannya dan memberikan selamat kepada Yoon.

"Saya melakukan yang terbaik tetapi gagal memenuhi harapan Anda. Semua tanggung jawab ada pada saya. Saya mengucapkan selamat kepada calon Yoon Suk-yeol," ucap Lee.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya