Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Angkat Tangan Soal Meroketnya Harga Minyak, Biden: Ini Salah Rusia

RABU, 09 MARET 2022 | 10:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meroketnya harga minyak di seluruh dunia hingga mencapai titik tertinggi dinilai sebagai tanggung jawab Rusia yang mengobarkan perang dengan Ukraina.

Begitu kiranya yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kepada wartawan di Texas pada Selasa (8/3), seperti dikutip India Today.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait apa yang bisa dilakukan oleh AS untuk menekan harga minyak, Biden tampaknya "angkat tangan".


"Tidak bisa berbuat banyak sekarang, Rusia yang bertanggung jawab," ucapnya.

Beberapa saat sebelumnya, Biden sendiri mengumumkan larangan semua impor minyak Rusia oleh AS. Ia mengatakan langkah tersebut akan menaikkan harga bakan bakar, namun itu dinilai efektif menekan pemerintahan Presiden Vladimir Putin agar menghentikan invasi ke Ukraina.

"Ini adalah langkah yang kami ambil untuk menimbulkan rasa sakit lebih lanjut pada Putin, tetapi akan ada biaya juga di sini di Amerika Serikat," kata Biden.

Saat ini, harga bahan bakar di AS mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar rata-rata 4,17 dolar AS per galon.

Pada Senin (7/3), patokan minyak global, minyak mentah berjangka Brent melonjak 9,38 persen menjadi 129,19 dolar AS per barel.

Rusia merupakan produsen minyak terbesar kedua di dunia. Sejak Rusia meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu, harga minyak di seluruh dunia melonjak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya