Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Bersuara Lantang di Parlemen Inggris, Zelensky Kutip Kata-kata Churchill: Kami Akan Berjuang Sampai Akhir!

RABU, 09 MARET 2022 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruang parlemen Inggris pada Selasa (8/3). Anggota parlemen berdiri memberikan sambutan yang meriah atas isi pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang mengumandangkan kalimat, "Ukraina tidak akan kalah dari Rusia!"

Dalam pidato virtualnya di hadapan parlkemen Inggris, Zelensky bersumpah, Ukraina yang saat ini tengah berada dalam penyerangan doktator, tetap memiliki semangat untuk membela hak-haknya dan menegaskan tidak akan pernah mundur.

“Kami akan terus berjuang untuk tanah kami, berapa pun biayanya. Kami akan bertarung di hutan, ladang, pantai, dan di jalanan,” seru Zelinsky.


Ia kemudian mengutip kata-kata Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris (1940-1945): "Kami Semua Akan Berjuang Sampai Akhir!" yang kemudian disambut dengan tepuk tangan meriah dari semua anggota parlemen.

Pidato tersebut serupa dengan isi pidato penting Churchill kepada House of Commons pada Juni 1940, setelah pasukan Inggris terpaksa mundur dari Prancis dalam menghadapi serangan gencar Nazi Jerman.

Zelensky yang saat itu mengenakan T-shirt hijau militer dan duduk di sebelah bendera biru-kuning Ukraina, juga mengutip kata-kata  William Shakespeare, untuk menggambarkan penderitaan negaranya di bawah invasi Rusia.

“Pertanyaan bagi kami sekarang adalah to be or not to be? Jadi atau tidak sama sekali!" katanya, menurut terjemahan pidatonya, yang disampaikan dalam bahasa Ukraina dan disiarkan langsung dari Kiev.

“Oh tidak, pertanyaan Shakespeare ini. Selama 13 hari pertanyaan ini mungkin ditanyakan, tetapi sekarang saya dapat memberikan jawaban yang pasti. Ini pasti 'Ya'! Jadi!" tegasnya.

“Dan yang lebih penting lagi, saya ingin mengingatkan Anda kata-kata yang telah didengar Inggris ini. Kami tidak akan menyerah dan kami tidak akan kalah.”

Ia kemudian mengucapkan banyak terima kasih untuk negara-negara Barat atas dukungan dan pemberian sanksi kepada Rusia sebagai hukuman atas invasi. Namun, Zelensky tidak melupakan bagaimana NATO telah gagal  menyetujui tuntutannya untuk memberlakukan zona larangan terbang di atas Ukraina.

“Tetapi, tolong tingkatkan tekanan sanksi terhadap negara ini. Dan tolong akui negara ini sebagai negara teroris. Dan tolong pastikan bahwa langit kita aman. Harap pastikan bahwa Anda melakukan apa yang perlu dilakukan dan apa yang ditetapkan oleh kebesaran negara Anda,” tuntut Zelensky yang ditujukan langsung  kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Pidato oleh kepala negara asing jarang terjadi di “induk semua parlemen”, seperti dilaporkan The Guardian. Dan tepuk tangan meriah seperti itu jarang terjadi.

Johnson menyatakan ia terharu dengan isi pidato Zelensky. "Belum pernah sebelumnya dalam abad demokrasi parlementer kami DPR mendengarkan pidato seperti itu,” katanya, menambahkan bahwa Inggris akan berupaya memberikan yang terbaik untuk Ukraina.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya