Berita

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo (kanan) memotong pita peresmian Kantor Cabang BTN, di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Senin (7/4)./Dok

Bisnis

Sambut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur, BTN Tingkatkan Status Kantor Cabang di Kota Parepare

RABU, 09 MARET 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pulihnya perekonomian di wilayah timur Indonesia, memacu  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk berekspansi memanfaatkan potensi ekonomi di sejumlah daerah, diantaranya di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.  

Perekonomian Sulawesi Selatan  tumbuh 4,65% pada tahun 2021, sementara Kota Parepare tercatat mencapai 4,41% pulih dari tahun 2020  dengan penguatan sektor perdagang, industri pengolahan dan reparasi.  

Untuk mengoptimalkan bisnis layanan perbankan di  Kota Parepare, Bank BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu menjadi Kantor Cabang.


“Bank BTN sudah hadir di Kota Parepare sejak Desember 2003, namun seiring dengan waktu, pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Pareparecc, Bank BTN perlu memperkuat dan memperluas layanan di Kota Parepare dengan meningkatkan status menjadi Kantor Cabang. Banyaknya potensi yang dikembangkan mulai dari sektor  sektor pariwisata, perhotelan, perdagangan,  kuliner  yang menjadi sektor penopang utama dari perekonomian Kota ParePare,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo.

Haru menambahkan, pemulihan ekonomi di beragam sektor Kota Parepare akan menciptakan kebutuhan akan perumahan yang merupakan fokus usaha utama Bank BTN. Haru menilai potensi penyaluran kredit untuk mendukung sektor perumahan yang sangat besar di Kota Parepare, mengingat bahwa saat ini Kota Pare Pare merupakan kawasan industri yang berkembang dengan pesat.

“Di sisi lain dukungan layanan perbankan melalui produk tabungan juga merupakan potensi yang tidak kalah penting sebagai bundling dari pemberian layanan pada sektor perumahan yang juga dikelola oleh Bank BTN,” kata Haru

Berdasarkan kajian Bank BTN, Kota Parepare tercatat mengalami pertumbuhan j penduduk yang signifikan dalam  tiga tahun terakhir. Sekitar 146 ribu jiwa menempati kawasan industri sehingga diperlukan kemudahan akses kredit perumahan kepada penduduk.  

Terkait hal tersebut, Bank BTN Kantor Cabang Parepare sebelumnya sudah bermitra dengan sekitar 72 pengembang perumahan untuk mengoptimalkan penyaluran KPR Subsidi di Kota Parepare.

“Peningkatan status menjadi Kantor Cabang akan memudahkan pembinaan dengan debitur kredit perumahan, monitoring dan mengelaborasi potensi kemitraan dengan instansi/swasta di Kota Parepare yang saat ini belum kami rangkul,” kata Haru.

Haru berharap dengan peningkatan status Kantor Cabang Bank BTN di kota Parepare dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan cepat. Sementara bagi Bank BTN sendiri, target bisnis seperti realisasi KPR dan pengumpulan Dana Pihak Ketiga semakin meningkat.

“Kami optimis, setidaknya dalam setahun pertama setelah dinaikkan statusnya akan ada lebih dari 350 debitur KPR baru yang kami gaet dengan nilai realisasi KPR baru menembus lebih dari Rp 48 miliar,” kata Haru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya