Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Caracas: Jika Hubungan Rusia-AS Memburuk, Venezuela Siap Kerahkan Bantuan Militer

SELASA, 08 MARET 2022 | 16:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Venezuela akan tetap berdiri bersama Rusia, termasuk jika Rusia membutuhkan bantuan teknis militer di tengah konflik dengan Ukraina, dan jika hubungan Rusia dengan AS semakin memburuk.

Duta Besar Rusia untuk Caracas Sergey Melik-Bagdasarov mengatakan di saluran YouTube Soloviev.Live bahwa Venezuela siap memberikan bantuannya jika hubungan Rusia-AS memburuk.

"Saya telah mengadakan pertemuan dengan politisi dan anggota kabinet, mereka berjanji dengan tegas akan mengerahkan dukungan yang dibutuhkan tanpa keraguan untuk membantu Rusia. Mereka (Venezuela) sendiri pernah melalui (tekanan dari AS) itu dan sekarang akan melaluinya bersama-sama dengan kami," ujar Melik-Bagdasarov, seperti dikutip dari TASS.


Ia mengatakan, ketegangan yang terjadi saat ini adalah bentuk tekanan kepada Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tindakan pembatasan ilegal, fitnah, dan kecaman yang meningkat di dunia internasional yang diluncurkan hanya kepada Rusia, adalah tekanan yang luar biasa.

"Mereka (Venezuela) pernah menghadapi apa yang dihadapi Rusia, semuanya. Sehingga mereka sangat menyadari pentingnya hubungan baik untuk saling menguatkan. Jadi, hubungan antara negara kami memiliki kemungkinan untuk menguat lebih jauh," tambah Dubes.

Rusia membangun kerja sama militer dengan Venezuela pada 2001 dengan menandatangani perjanjian yang sesuai.

“Spesialis kami, yang memperbaiki dan memelihara perangkat keras militer, akan melanjutkan tugasnya di sini. Rusia telah meningkatkan kemampuan pertahanan Venezuela,” kata Melik-Bagdasarov.

Diplomat itu menekankan bahwa bentuk bantuan efektif dari Caracas bisa berbeda.

“Venezuela memiliki infrastruktur pelabuhan yang cukup berkembang. Memiliki pelabuhan laut dalam dan pelabuhan sipil. Ada berbagai pangkalan Angkatan Laut Venezuela. Hal lain adalah bahwa ini adalah topik yang cukup sensitif, terlebih lagi, kapal induk kami, kapal penjelajah rudal yang dipandu telah dipanggil ke sini. Dan kami sama sekali tidak melihat ada yang luar biasa dalam hal itu," terang Melik-Bagdasarov.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya