Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Punya Dukungan Nahdliyin, Khofifah Bakal Kuatkan Suara Prabowo di Pilpres 2024

SELASA, 08 MARET 2022 | 08:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dianggap berpeluang untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Sebab, Khofifah dinilai punya basis massa yang kuat dari kalangan Nahdliyin, sehingga bisa memperkuat suara Prabowo jika berpasangan dalam Pilpres mendatang.

“Kami berharap nantinya Bu Khofifah bisa menjadi cawapres dari Partai Gerindra untuk berduet dengan Ketum Prabowo sebagai capres 2024 mendatang,” ucap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawaid, saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/3).

Pria yang menjabat sebagai Presiden Laskar Shalawat Nusantara (LSN) itu menganggap Prabowo butuh Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Jatim. Alasannya, Jatim punya pemilih terbesar kedua setelah Jabar.


Selain itu, Khofifah juga dianggap punya dukungan yang mengakar, sehingga bisa menyumbang suara signifikan pada Pilpres 2024 mendatang.

“Beliau Gubernur Jatim dan Ketum Muslimat NU, yang memiliki massa dan pendukung yang sangat besar sekali. Terlebih saat dua kali pilpres, Pak Prabowo kalah di Jatim, sehingga butuh sosok berpengaruh untuk memenangi pilpres di Jatim. Bagi kami yang pantas adalah Bu Khofifah,” papar pria asal Jember ini, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Lebih lanjut, Fawaid memastikan untuk Pilpres 2024 Partai Gerindra mengusung Prabowo sebagai capres.

”Prabowo harga mati,” tegasnya.

Prabowo memang telah menyiratkan untuk menjadikan Khofifah sebagai pendampingnya pada Pilpres 2024. Indikasinya terlihat jelas saat Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan keris yang merupakan titipan dari Prabowo kepada Khofifah pada Jumat lalu (25/2).

Banyak pihak yang menilai pemberian keris ini merupakan simbol dari lamaran Prabowo kepada Khofifah untuk sama-sama maju pada Pilpres 2024.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya