Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

PM Modi Dorong Putin dan Zelensky Bertemu dan Hentikan Konflik

SELASA, 08 MARET 2022 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri India Narendra Modi mendorong pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara langsung.

Hal itu disampaikan oleh Modi ketika berbicara dengan Putin pada Senin (7/3). Modi menyebut pertemuan keduanya akan membantu menangani konflik yang sedang berlangsung.

Menurut pernyataan kantornya, Modi menyambut baik negosiasi yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.


Sementara Putin memberi tahu Modi tentang status negosiasi antara tim Ukraina dan Rusia.

"Dia menyarankan bahwa percakapan langsung antara Presiden Putin dan Presiden Zelenskyy dapat sangat membantu upaya perdamaian yang sedang berlangsung," kata pernyataan itu, seperti dikutip ANI News

Dalam kesempatan itu, Modi menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas keselamatan dan keamanan para mahasiswa India yang masih tinggal di Sumy.

Putin mengatakan, saar ini langkah-langkah terkait dengan koridor kemanusiaan untuk memfasilitasi evakuasi warga sipil termasuk pelajar India sedang dilakukan.

Menurut sumber, panggilan telepon antara Modi dan Putin berlangsung selama 50 menit.

Sehari sebelumnya, Modi melakukan panggilan telepon dengan Zelensky. Zelensky menjelaskan kepada Modi secara rinci tentang situasi konflik dan negosiasi yang sedang berlangsung antara Ukraina dan Rusia.

Modi juga mengulangi seruannya untuk segera menghentikan kekerasan, dan mencatat bahwa India selalu mendukung penyelesaian masalah secara damai dan dialog langsung antara kedua pihak.

Ketegangan meningkat sejak Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari.

Modi telah berbicara dengan Putin dua kali pada 24 Februari dan 2 Maret. Dia juga telah berbicara dengan Zelensky pada 26 Februari.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya