Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Fahira Idris Dukung Usulan Sabam Sirait Jadi Pahlawan Nasional

SELASA, 08 MARET 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usulan mengangkat mantan anggota DPD RI, Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional turut mendapat dukungan dari senator DKI Jakarta, Fahira Idris.

Menurut Fahira Idris, politisi senior PDI Perjuangan itu layak mendapat gelar tersebut lantaran sepanjang hayatnya dibaktikan untuk perjuangan demokrasi di Indonesia dari masa ke masa, terutama pada masa Orde Baru ini.

Sabam Sirait, bagi Fahira adalah tokoh yang garis perjuangannya melampaui nasionalisme, yaitu kemanusiaan.
 

 
“Saya secara pribadi mendukung penuh pengusulan Pak Sabam sebagai pahlawan nasional. Berbagai warisan beliau tentang kecintaannya kepada bangsa dan kemanusiaan, perjuangannya menegakkan demokrasi serta integritasnya sebagai seorang politisi harus menjadi inspirasi anak bangsa terutama generasi muda,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (8/3).

Fahira lantas menyarankan kepada elemen masyarakat yang mengusulkan ide ini untuk melakukan berbagai proses pengusulan gelar pahlawan seperti yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

Mulai dari pengusulan dari daerah oleh masyarakat di tingkat kabupaten/kota melalui Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan mendapat rekomendasi dari gubernur dalam hal ini Gubernur Sumatera Utara.

Setelah mendapat rekomendasi gubernur, usulan itu kemudian diajukan ke tingkat pusat melalui Kementerian Sosial dengan menggelar seminar yang dihadiri para sejarawan, para praktisi, serta akademisi dari wilayah calon pahlawan berasal.
 
“Saya yakin, semua rakyat Sumatera Utara yang diwakili Gubernur memberikan dukungan penuh terhadap pengajuan Pak Sabam sebagai pahlawan nasional. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa asal Sumatera Utara dan jadi sudah menjadi kebanggaan masyarakat,” tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya