Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ukraina Berhasil Rebut Kembali Kota Chuhuiv, Dua Jenderal Rusia Dilaporkan Tewas

SELASA, 08 MARET 2022 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan bersenjata Ukraina mengklaim berhasil merebut kembali Kota Chuhuiv di wilayah Kharkiv.

Menurut keterangan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pembaruan operasional di Facebook pada Senin (7/6), perebutan kembali itu dilakukan pada Minggu malam (6/3) waktu setempat.

Chuhuiv adalah kota strategis yang berpenduduk 31.000 orang. Kota yang letaknya 23 mil dari Kharkiv ini menjadi kota terbesar kedua di Ukraina yang telah menjadi sasaran pemboman hebat.


Staf Umum mengatakan pasukan pertahanan telah merebut kota itu dari Rusia dan menimbulkan kerugian besar pada terhadap Rusia.

"Kota Chuhuiv berhasil dibebaskan. Penjajah (Rusia) menderita kerugian besar dalam personel dan peralatan," tulisnya, seperti dikutip dari Daily Mail.

Tentara Ukraina juga mengklaim telah membunuh dua komandan tinggi militer Rusia, Letnan Kolonel Dmitry Safronov, komandan Brigade Marinir Terpisah ke-61 Angkatan Bersenjata Rusia, serta Letnan Kolonel Denis Glebov, wakil komandan Divisi Terpisah ke-11 Brigade Serangan Lintas Udara.

Kota Chuhuiv di Ukraina timur adalah salah satu tempat pertama yang melaporkan kerusakan yang disebabkan oleh penembakan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya