Berita

Perwakilan India untuk Palestina, Mukul Arya/Net

Dunia

Perwakilan India untuk Palestina Ditemukan Tewas di Ramallah

SENIN, 07 MARET 2022 | 15:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang perwakilan India untuk Palestina, bernama Mukul Arya, ditemukan tewas di kantornya di Ramallah pada Minggu (6/3).

Dari laporan The Indian Express, belum diketahui penyebab kematian mendadak pria 36 tahun itu.

Hampir seluruh rekannya, bahkan Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar mengaku terkejut dengan kabar tersebut.


"Sangat terkejut mengetahui tentang meninggalnya Perwakilan India di Ramallah, Shri Mukul Arya. Dia adalah perwira yang cerdas dan berbakat dengan begitu banyak hal di depannya. Hati saya tertuju pada keluarga dan orang-orang terkasihnya. Om Shanti,” ujarnya di Twitter.

Kementerian Luar Negeri Palestina juga turut menyampaikan duka cita atas kabar tersebut.

“Kami menerima dengan sangat heran dan kaget berita kematian Duta Besar Republik India untuk Negara Palestina, Mukul Arya, dan kami menyampaikan kesedihan, kehilangan dan kesakitan pada kematiannya," kata Kemlu Palestina.

Kemlu Palestina mengatakan telah berkoordinasi dengan Kemlu India untuk pemulangan jenazah Arya.

Sementara itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas memerintahkan polisi hingga ahli forensik untuk menyelidiki kematian Arya.

Arya merupakan seorang diplomat karir yang bergabung dengan dinas luar negeri India pada 2008. Ia pernah bertugas di kedutaan India di Kabul dan Moskow.

Sebelum bertugas di Ramallah sejak tahun lalu, ia bertugas di Perwakilan Tetap India untuk UNESCO di Paris.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya