Berita

Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton/Net

Dunia

Cegah Agresi China, Australia Ingin Kirim Senjata ke Taiwan

SENIN, 07 MARET 2022 | 10:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia telah menunjukkan niatnya untuk mengirim senjata ke Taiwan, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap agresi militer China.

Menteri Pertahanan Peter Dutton mengatakan Australia harus melakukan apa pun yang bisa untuk mencegah agresi China.

"Saya pikir kami melakukan apa pun yang kami bisa untuk mencegah China dari tindakan agresi di wilayah kami," kata Dutton, seperti dikutip ANI News.


"Mari kita perjelas. Kami ingin perdamaian menang di wilayah kami, tetapi Anda tidak memiliki perdamaian itu jika Anda berdebat dari posisi lemah," lanjutnya.

Bulan lalu, Dutton mengatakan Canberra dan sekutunya akan kehilangan dekade berikutnya, kecuali mereka melawan Beijing di Laut Cina Selatan.

"Saya pikir kita telah kehilangan waktu yang cukup lama di mana China memberikan jaminan tentang aktivitas mereka di Laut China Selatan," ucap Dutton.

Beijing mengklaim kedaulatan penuh atas Taiwan, terlepas dari kenyataan bahwa kedua belah pihak telah diperintah secara terpisah selama lebih dari tujuh dekade.

Taipei, di sisi lain, telah melawan agresi China dengan meningkatkan hubungan strategis dengan negara-negara Barat, termasuk AS, yang telah berulang kali ditentang oleh Beijing. China telah mengancam bahwa "kemerdekaan Taiwan" berarti perang.

Hubungan China dan Australia telah menurun sejak April 2020, ketika Canberra membuat marah Beijing dengan mengusulkan penyelidikan internasional independen tentang asal usul pandemi Covid-19.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya