Berita

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett/Net

Dunia

Tengahi Konflik, PM Israel Temui Putin dan Telepon Zelensky

MINGGU, 06 MARET 2022 | 06:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel berusaha menempatkan diri sebagai mediator dalam konflik Rusia dan Ukraina. Hal itu terlihat dari kunjungan Perdana Menteri Naftali Bennett ke Kremlin baru-baru ini.

Menurut jurubicaranya, Bennett bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada Sabtu (5/3). Ia juga melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Volodymyr Zelensky.

Setelah pertemuannya dengan Putin, Bennett menuju ke Berlin untuk melakukan pembicaraan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz.


Mengutip seorang pejabat Israel, Reuters menyebut Bennett mengoordinasikan upayanya dalam krisis dengan Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman.

Istana Elysee mengatakan, Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berbicara dengan Bennett sebelum dia terbang ke Moskow untuk memberi tahu dia tentang percakapannya sendiri dengan Putin.

"Mereka akan tetap berhubungan dengan tujuan mendapatkan gencatan senjata, dan ini berkoordinasi dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz," kata seorang pejabat Elysée.

Israel, atas permintaan Zelensky, telah menawarkan untuk menengahi konflik antara Rusia dan Ukraina, meskipun para pejabat sebelumnya telah mengecilkan harapan akan adanya terobosan.

Dalam pertemuan tiga jam mereka di Kremlin, pejabat Israel mengatakan, Bennett juga mengangkat masalah komunitas besar Yahudi yang terperangkap dalam perang di Ukraina.

Israel akan mengirim tim medis ke Ukraina minggu depan untuk mendirikan rumah sakit lapangan yang akan memberikan perawatan bagi para pengungsi.

Bennett dan Putin juga membahas pembicaraan yang sedang berlangsung antara kekuatan dunia, termasuk Rusia, dan Iran tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya