Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Nasib Guru Honorer, Insentif Selama 4 Bulan Tak Kunjung Diterima

MINGGU, 06 MARET 2022 | 04:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah guru honorer tingkat SD dan SMP di Palembang, Sumatera Selatan, mengeluhkan belum menerima insentif selama empat bulan.

Insentif ini merupakan penghargaan yang diberikan dari Walikota untuk 2.700 tenaga honorer yang telah bekerja keras mendidik siswa di SD maupun SMP. Besaran insentif adalah Rp 1 juta per bulan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Ahmad Zulinto, mengakui hal tersebut. Dia menjelaskan keterlambatan ini dikarenakan kondisi keuangan Pemkot yang menurun sejak pandemi Covid-19.


Meski demikian, pihaknya tengah memproses pembayaran ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang.

"Tunggakan ini selama empat bulan, yang sedang diproses untuk pembayaran bulan November dan Desember," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Pembayaran insentif ini dilakukan dua bulan terlebih dahulu, Sedangkan, untuk insentif Januari dan Februari akan menyusul.

Dia menegaskan, insentif ini merupakan reward dari Walikota yang sudah berjalan beberapa tahun, yang semula hanya Rp500 ribu perbulan kini naik menjadi Rp1 juta. Meskipun begitu, dia belum dapat memastikan kapan pencairan insentif ini dilakukan.

"Kami harap para guru dapat memaklumi keterlambatan ini," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Zulkarnain, belum dapat memastikan kapan pencairan dapat dilakukan. Karena, harus memastikan terlebih dahulu administrasinya.

"Biasanya dalam proses pembayaran jika administrasinya selesai bisa langsung dibayarkan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya