Berita

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim/repro

Dunia

Dubes Sung Y. Kim: Invasi Rusia Berbahaya bagi Semua Orang, Termasuk Indonesia

SABTU, 05 MARET 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat memuji ketangguhan pasukan Ukraina dalam menghadapi Rusia. Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan, keberanian mereka untuk membela negaranya dapat menginspirasi dunia.

"Kebebasan demokrasi dan martabat manusia adalah kekuatan yang jauh lebih hebat daripada ketakutan dan penindasan," ujar Kim dalam siarannya di video yang ditayangkan Kedutaan Besar AS di Facebook.

Dengan melancarkan serangan brutalnya terhadap rakyat Ukraina, Presiden Vladimir Putin juga telah melakukan serangan terhadap prinsip-prinsip yang menjunjung tinggi perdamaian dan demokrasi global.


"Kami bersatu dengan Ukraina. Sama seperti Indonesia, Amerika Serikat berdiri bersama dengan sekutu dan mitra kami di seluruh dunia untuk terus mendukung rakyat Ukraina dalam membela negara mereka," kata Kim, menambahkan bahwa AS terus mengikuti perkembangan konflik di Ukraina dengan cermat dan memilih untuk memilih membiayai perang daripada berinvestasi untuk kebutuhan Rusia.

"Ini adalah saat yang berbahaya bagi Eropa dan bagi semua orang yang mencintai kebebasan di seluruh dunia termasuk di Indonesia," katanya.
 
Putin telah mengorbankan mada depan rakyatnya sendiri dengan invasinya ke Ukraina yang ternyata gagal, katanya.  

"Ketika sejarah dalam era ini ditulis, hal itu akan menunjukkan bahwa pilihan Putin untuk meluncurkan serangan yang tidak beralasan, tidak dibenarkan. Rusia secara eksponensial menjadi lebih lemah," katanya.

Kim juga memuji Indonesia karena mensponsori bersama resolusi majelis umum PBB pada Rabu (2/3) yang didukung oleh sebagian besar negara anggota PBB yang menegaskan kembali kedaulatan dan kemerdekaan Ukraina dan integritas teritorialnya dan menuntut penarikan segera dan secara total pasukan militer Rusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya