Berita

Mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo/Net

Dunia

Mike Pompeo: AS Harus Akui Taiwan Sebagai Negara Secara Resmi

JUMAT, 04 MARET 2022 | 13:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) harus mengakui Taiwan sebagai sebuah negara secara resmi.

Begitu yang dikatakan oleh mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ketika memberikan pidato di sebuah kegiatan yang digelar lembaga think-tank di Taipei pada Jumat (4/3).

"Pemerintah Amerika Serikat harus segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan telah lama tertunda untuk melakukan hal yang benar dan jelas: yaitu menawarkan Republik China, Taiwan, pengakuan diplomatik Amerika sebagai negara yang bebas dan berdaulat," kata Pompeo, seperti dikutip Reuters.


Washington mengakhiri hubungan diplomatik dengan Taiwan pada 1979, dan beralih mengakui Republik Rakyat China (RRC).

Meskipun nama resmi Taiwan adalah Republik China, politisi sering menambahkan "Taiwan" dalam komentar publik mereka.

"Sementara AS harus terus terlibat dengan RRC sebagai pemerintah yang berdaulat, pengakuan diplomatik Amerika terhadap 23 juta rakyat Taiwan yang mencintai kebebasan dan pemerintahnya yang sah dan dipilih secara demokratis tidak dapat lagi diabaikan, dihindari," lanjut Pompeo.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, sementara Taiwan mendeklarasikan diri sebagai negara yang merdeka dan demokratis.

China menjatuhkan sanksi pada Pompeo ketika dia meninggalkan kantor pada akhir masa kepresidenan Donald Trump tahun lalu.

Selama kunjungannya ke Taiwan, Pompeo telah bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, dan sejumlah pejabat lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya