Berita

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

Politik

Sarankan Mahasiswa Demo Tolak Pemilu Ditunda, Satyo Purwanto: Cak Imin Sudah Pisah Jalan Karena Dosa Lama dengan Gus Dur

KAMIS, 03 MARET 2022 | 16:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mahasiswa disarankan untuk berdemonstrasi menolak usulan pemilu ditunda atau menolak perpanjangan masa jabatan Presiden, dibanding mendukung salah satu calon presiden (capres).

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, menanggapi adanya mahasiswa yang menamakan diri Koalisi Mahasiswa Banten Bergerak yang mendukung Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sebagai capres di Pilpres 2024.

"Mahasiswa yang dukung mendukung capres lebih baik demonstrasi tolak pemilu ditunda atau tolak perpanjangan masa jabatan Presiden. Mending demo tolak kelangkaan sembako atau demo laksanakan amanat reformasi yang anti-KKN," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/3).


Lagipula, kata Satyo, yang didukung mahasiswa dari Koalisi Mahasiswa Banten Bergerak bukanlah capres yang kuat di survei. Alias bukan sosok yang punya elektabilitas tinggi.

Apalagi, kini tidak didukung oleh organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU) secara nasional, yang sebenarnya berjasa besar mendirikan PKB dan memiliki kedekatan kultural.

"Disarankan mahasiswa yang dukung copras capres melihat lagi sejarah pendirian dan perjalanan partai tersebut. Cak Imin saat ini bukan lagi bagian dari Gusdurian, saat ini pun mereka berpisah jalan secara politik sebab 'dosa' lama berkonspirasi menggulingkan almarhum Gus Dur dari Dewan Syuro PKB," pungkas Satyo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya