Berita

Roman Abramovich/Net

Sepak Bola

Jual Chelsea untuk Korban Ukraina, Roman Abramovich: Ini Bukan Soal Uang

KAMIS, 03 MARET 2022 | 09:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Roman Abramovich mengonfirmasi keputusannya untuk menjual Chelsea Football Club. Semua hasil bersih dari penjualan akan disumbangkan kepada korban perang di Ukraina.

Hal itu disampaikan oleh Abramovich lewat keterangan resminya yang dikutip dari situs resmi Chelsea pada Kamis (3/3).

"Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan dengan kepentingan terbaik klub. Dalam situasi saat ini, karena itu saya telah mengambil keputusan untuk menjual klub, karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, para penggemar, karyawan, serta sponsor dan mitra klub," kata Abramovich.


Ia mengatakan, penjualan klub tidak akan dipercepat dan akan mengikuti proses hukum. Ia juga menyebut tidak akan menagih semua uang yang dipinjam oleh klub.

Abramovich memberikan pinjaman 1,5 miliar pound kepada Chelsea setelah membeli klub dalam kesepakatan 140 juta pound pada tahun 2003.

"Ini bukan tentang bisnis atau uang bagi saya, tetapi tentang hasrat murni untuk permainan dan klub," ujarnya.

Lebih lanjut, Abramovich, mengaku telah menginstruksikan tim untuk mendirikan yayasan amal yang akan mengatur hasil bersih penjualan untuk kepentingan semua korban perang di Ukraina. Ini termasuk menyediakan dana penting untuk kebutuhan mendesak dan mendesak para korban, serta mendukung pekerjaan pemulihan jangka panjang.

"Perlu diketahui bahwa ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, dan menyakitkan bagi saya untuk berpisah dengan klub dengan cara ini. Namun, saya yakin ini adalah kepentingan terbaik klub," jelasnya.

Awal pekan ini, anggota parlemen Partai Buruh Chris Bryant menggunakan Hak Istimewa Parlemen untuk mengungkapkan bahwa Abramovich menjual rumahnya di Inggris dan flat lain.

Menurut Bryant, miliarder Rusia itu takut akan sanksi yang diberlakukan Barat sebagai tanggapan atas invasi ke Ukraina yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin.

Abramovich secara terbuka mengakui dia ingin menjual klub, dengan miliarder Swiss Hansjorg Wyss.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya