Berita

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin dalam koferensi pers virtual pada 2 Maret 2022/Repro

Dunia

Dubes Vasyl Hamianin: Saya Harap Indonesia Bisa Beri Kecaman Kuat atas Agresi Rusia ke Ukraina

RABU, 02 MARET 2022 | 12:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina, melalui perwakilannya di Jakarta, telah meminta dukungan kepada Indonesia dalam menghadapi serangan yang dilancarkan oleh Rusia.

Kemarin, Selasa (1/3), Kedutaan Besar Ukraina telah merilis surat permohonan kepada rakyat Indonesia agar bisa memberikan dukungan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin ketika melakukan konferensi pers virtual pada Rabu (2/3).


"Kami membutuhkan dukungan, dukungan moral, yang artinya, saya berharap, sangat berharap bahwa akhirnya Indonesia akan berdiri dan bersuara dengan lantang mengecam kuat agresi Rusia dan agresi (Presiden Rusia Vladimir) Putin," kata Dubes Hamianin.

"Kecaman semacam ini setidaknya yang bisa dilakukan oleh setiap negara. Itu yang saya harapkan," imbuhnya.

Di samping itu, Dubes Hamianin juga berharap agar pemerintah Indonesia dapat memberikan dukungan praktis, seperti bantuan kemanusiaan terhadap Ukraina.

Itu lantaran Ukraina diperkirakan akan menghadapi bencana kemanusiaan dalam waktu dekat di tengah serangan Rusia.

Data yang disebutkan Dubes Hamianin menunjukkan, sekitar 700 ribu orang Ukraina telah meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat aman ke negara dan wilayah lain.

Sementara akibat serangan sejak 24 Februari, sebanyak 352 orang, termasuk 16 anak-anak meninggal dunia. Di samping itu, sebanyak 1.684 orang, dengan 116 anak-anak di antaranya terluka.

"Kita membayar harga masa depan sekarang. Tidak ada yang bisa membenarkan perang," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya